Minggu, 18 Januari 2015 0 comments

Kata-kata #4 : Hidup

Bukan menjadi sebuah bintang tujuan untuk beramal
Bukan menjadi sebuah bahan perbincangan niat untuk menolong
Bukan menjadi sebuah kesombongan atas kelebihan diri
Bukan menjadi sebuah kelemahan menjadi seorang yang jujur

Kehidupan datang membawa syukur dan perjuangan
Kematian datang membawa peringatan dan pelajaran
Keberhasilan membawa kita ke satu titik tujuan baru
Ketidakpuasan tidaklah membawa kita untuk putus asa

Harapan-harapan atas kekurangan diri
Niatan-niatan untuk berbuah kebaikan yang baru
Hari-hari baru maupun lampau yang telah ditapaki
Banyak terisi ucap syukur dan banyak-banyak saling memaafkan

Apa yang kita dapat adalah apa yang kita tinggalkan
Apa yang kita peroleh adalah apa yang kita ikhlaskan untuk memberi
Dimana ada yang bertambah, maka akan ada yang berkurang
Dimana ada keburukan, maka masih ada ladang kebaikan untuk tumbuh

Banyak do’a untuk kita hidup
Tapi tak akan ada saat umur telah terkuras habis
Apakah kita dapat memanggil nama-Nya di detik-detik akhir kita

Apakah kita bisa bertemu dengan-Nya kelak di akhirat nanti

Kita masih hidup dan berdiri

Rabu, 17 Desember 2014 0 comments

Kata-kata #3

Menanti sebuah jawaban dari segala harapan atas kelanjutan kisah perjuangan yang tak berakhir. Memang tak begitu membuat nyaman hati. Sebuat penantian panjang ini tak kunjung berakhir. Harapan untuk kembalinya hal-hal yang hilang dari mata ini masih begitu rabun. Apakah segala yang hilang tak mungkin kembali?

Masih banyak sindiran hati untuk selalu coba mulai melupakan kebenaran akan siapa sesugguhnya jati diri ini. Namun bagaimana bisa diakui bila hati ini masih begitu malu hati untuk menerima segala perubahan dan kesia-sian yang terus saja menyeruak. Begitu banyak keburukan yang menjadi prioritas walaupun mata sudah perih untuk menyaksikannya. Tapi mengapa pilihan itu yang terpilih?

Gejolak perasaan untuk kembali meraih tali yang terputus itu selalu ada. Tapi yang selalu terucap dan tertulis hanyalah keinginan kotor dan ungkapan untuk selalu menentang segala kemungkinan. Hal buruk terus menjadi acuan. Permintaan maaf sudah bukan sebuah jalan keluar. Tapi walaupun di tengah kegelapan, rintihan untuk pulang itu selalu sayup-sayup terdengar
Sabtu, 15 November 2014 0 comments

Kata-kata #2

Angan untuk meraih kebersamaan yang kuat
Sebuah jalan bersama mengukuhkan janji
Melaksanakan sebuah sumpah yang terucap
Membentuk satu kekuatan baru

Menjalani lika-liku kehidupan yang satu
Berbagi kebahagian yang hangat
Mengurangi beban tangisan yang berat
Kembali untuk tetap mensyukuri berkah-Nya

Usaha untuk membangun sebuah bangunan
Menata satu demi satu impian
Mewujudkan satu tujuan yang megah
Bukti akan eratnya genggaman tangan ini

Menari di lantai benama kerja keras
Saling mengasihi dalam semangat
Membina hati dan jiwa
Untuk tetap teguh dalam berkarya

Menangis dalam kebahagiaan
Tertawa dalam kegagalan
Bersama menjalani semua
Dengan cinta yang selalu saling memberi

Sebuah angan-angan kecil
Hanya untuk Dia


Rabu, 22 Oktober 2014 0 comments

Notes63 : Perkara Kita

Kadang kebenaran adalah hal yang sulit untuk ditegakkan. Memang tak semudah dan tak sekeren film-film atau cerita-cerita dalam buku tentang suatu perjuangan untuk membasmi para penjahat yang merajalela di dunia ini. Realita hidup ini dapat terlihat begitu kompleks dan begitu sederrhana. Sebenarnya apa yang dipermasalahkan dan menjadi inti kejahatan di dunia ini? Apakah monster yang datang menyerang? Apakah alien yang menginvasi bumi? Organisasi hitam yang berencana menguasai dunia atau menghancurkan manusia? Ya mungkin bisa saja. Tak ada yang dapat menyangkal sebuah kemungkinan walaupun dapat dikatakan tidak mungkin.

Cerita-cerita perjuangan seorang Superhero itu pasti diakhiri dengan ending cerita yang bahagia. Ketika seluruh pertikaian dapat terhentikan. Ketika seluruh biang kerok dari setiap tindakan pembunuhan, pelecehan, penganiaian, penghancuran ataupun segala kriminalitas dapat kembali kedasar kegelapan dan dunia kembali ke arah cahaya kebahagiaan dan kedamaian. Itu mungkin hanya sebuah cerita ataupun fiksi yang dapat dibuat setiap orang, namun apakah hal itu memang benar terjadi di realita hidup kita yang tiap detiknya mendekati gigitan kematian? Mungkin sebagian besar akan menjawab tidak tahu atau kurang tahu. Mirisnya kita pun enggan untuk mencari tahu dan akhirnya tak menjawab bahkan bisa saja tak memperdulikan pertanyaan besar tadi. Apakah dunia ini ada di awal atau akhir cerita? Apakah kita tengah menuju akhir yang baik atau buruk?
 
;